Jumat Besok FPI Akan Kepung Istana Dan Ancam Lengserkan Jokowi

68110
loading...

Akhir-akhir ini isu bangkitnya Partai Komunis Indonesia (PKI) kembali santer disuarakan. Salah satu tokoh yang paling getol menyuarakan bangkitnya faham komunis ini adalah Mantan Pangkostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zein. Terakhir adalah pernyataannya bahwa PKI telah berdiri dengan ketua umumnya bernama Wahyu Setiaji. Pernyataan Kivlan ini dilontarkan saat orasi di apel siaga FPI di Gedung Sate, Kota Bandung Jawa Barat Selasa (31/05/2016).

Tidak ketinggalan Habib Rizieq, Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) ini menegaskan pihaknya akan mengerahkan seluruh anggota FPI untuk mengepung Istana Kepresidenan pada hari jumat besok (3/6/2016). Tujuannya adalah untuk menolak kebangkitan Partai Komunis Indonesia (PKI). FPI meminta pemerintah melakukan pembubaran terhadap kegiatan berbau PKI.

“Kami akan kerahkan seluruh anggota FPI untuk mengepung Istana, untuk mengamankan Pancasila dan menolak kebangkitan PKI,” ujarnya.

Ia menambahkan, FPI berencana melakukan apel siaga nasional anti-PKI seusai Simposium Anti-PKI selesai diselenggarakan.

“Kami tidak peduli akan dianggap sebagai kelompok pelanggar hukum. Jelas ada Tap MPRS-nya. Kami akan bubarkan semua kegiatan PKI di seluruh Indonesia,” ujar Rizieq dalam acara Simposium Nasional “Mengamankan Pancasila dari Ancaman Kebangkitan PKI dan Ideologi Lain” di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (1/6/2016).

loading...

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), ini juga mengancam akan melengserkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) jika pemerintah nekat meminta maaf kepada keluarga korban eks PKI. Bahkan, ia juga menjamin akan mengerahkan seluruh umat Muslim dari Sabang sampai Merauke turun ke jalan untuk menggulingkan siapapun presidennya,

“Kalau Presiden Jokowi tetap ngotot minta maaf, kami semua umat Islam dari Sabang sampai Merauke akan turun ke jalan. Kita turunkan siapa pun presidennya,” ujar Rizieq di Simposium Nasional Anti-PKI di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Rabu (1/6/2016).

 

loading...
SHARE