Trump Ingin Terapkan Tax Amnesty, Kadin: Belajar Dulu Sama Jokowi

111
loading...

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Rosan P Roeslani menceritakan pengalamannya saat bertemu dengan perwakilan KADIN Amerika Serikat (AS) beberapa waktu lalu dalam sambutannya pada acara Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas).

Rosan menuturkan, pertemuan tersebut membahas banyak hal. Mulai dari ekonomi secara global hingga kemudian spesifik mengenai hubungan Indonesia-AS.

Salah satu yang menarik adalah terkait dengan program pengampunan pajak atau tax amnesty. Presiden terpilih AS Donald Trump sempat mewacanakan akan menjalankan program yang tengah berlangsung di Indonesia tersebut.

Rencana Donald Trump, kata didasarkan atas adanya data yang menyebutkan ada US$ 2,5 triliun dana orang Amerika Serikat yang berada di luar negeri.

Mendengar wacana tersebut, Rosan langsung menyampaikan bahwa Trump seharusnya belajar dulu kepada Presiden Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

loading...

“Mereka menyampaikan bahwa Trump akan membangun infrastruktur dan tax amnesty. Kalau begitu Trump harus bertemu dengan Presiden saya untuk mendapatkan advice (saran), bagaimana program itu berjalan sukses ke depan,” ungkap Rosan di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (1/12/2016).

Hal tersebut disampaikan Rosan bukan tanpa alasan. Menurutnya, Indonesia layak menjadi panutan karena menjadi negara yang berhasil menjalankan program tax amnesty, padahal baru periode I.

“Dan tax amnesty no 1 berhasil di dunia,” tegasnya.

Program tax amnesty yang juga sekaligus memberikan sentimen positif kepada investor bahwa ekonomi Indonesia akan tumbuh lebih baik ke depannya.

“Dengan keberhasilan tax amnesty, menjaga momentum menutup defisit sehingga kita bisa investasi dalam program infrastruktur. Dan juga hal ini diakui dunia,” tukasnya. (finance.detik.com/mkl/dna)

loading...
SHARE