Hanya Dengan Modal Rp.3 Juta, Sopir Taksi Ini Raup Keuntungan Rp.180 Juta Dari Investasi Saham

138
Foto: Kompas.com
loading...

Aab Abdullah tak menyangka, ketekunannya dalam mengikuti kelas-kelas trading dan fokus melihat perkembangan pasar, membuatnya meraup untung besar dari bermain saham.

Bermodalkan Rp 3 juta yang ia investasikan satu setengah tahun lalu, Aab kini telah menikmati keuntungan hingga Rp 180 juta.

Berkat keberhasilannya, Aab pun menyabet penghargaan MOST Inspiring Customer 2016, sebuah penghargaan bagi nasabah Mandiri Sekuritas yang paling inspiratif dalam mengembangkan investasi di pasar modal.

Di malam penghargaan yang digelar Jumat (2/12/2016) pekan lalu, Aab membagi kisah inspirasinya. Aab sejak 2011 bekerja sebagai sopir taksi perusahaan taksi terbesar di Indonesia.

Sebagai sopir taksi yang rutin mangkal di kantor Bursa Efek Indonesia (BEI), Aab mengaku sering terpapar pesan yang berhubungan dengan saham. Salah satu pesan yang sangat menggugah rasa ingin tahunya tentang saham, yakni spanduk “Yuk Nabung Saham!”

loading...

“Singkat cerita, saya ketemu tamu berikutnya, saya disarankan untuk datang ke event Yuk Nabung Saham,” kata pria kelahiran 1967 itu.

Dari situlah awal mula Aab menggali pengetahuan tentang pasar modal, sampai akhirnya ia memutuskan menanamkan saham di salah satu emiten BUMN karya. Aab bilang, di awal-awal menjadi investor, ia juga rajin mengikuti kelas-kelas trading.

Satu pelajaran yang Aab bagikan adalah ‘Merah Tahan, Hijau Jual’. Kunci bermain saham inilah yang menjadi pegangan Aab. Namun begitu, setiap permainan ada risikonya. Saham yang dibeli, karena performa perusahaan dan sentimen pasar, terus turun. Akan tetapi seiring berjalannya waktu, harga saham yang dibeli kembali merangkak naik.

“Keuntungan pertama Rp 300.000 dalam tiga minggu,” ucap Aab.

Seiring bertambahnya pengetahuan, Aab menambah investasi untuk membeli beberapa saham lain, termasuk saham BUMD perbankan. Lebih jeli melihat risiko dan peluang, Aab pun lambat laun meraup untung.

Keuntungan terbesar yang pernah didapat sebesar Rp 11 juta dalam kurun waktu tiga hari. Aab juga pernah mengambil keuntungan sekitar Rp 8,5 juta. Kini, dari keuntungan bermain saham itu, Aab bisa membeli sebuah mobil. Dengan mobil barunya itu, kini Aab bekerja sebagai sopir berbasis aplikasi.

“Trading saham itu mudah. Ini beneran, saya sendiri sudah mengalami sendiri, asal kita fokus, sering ikut kelas trading, itu penting,” pesan Aab saat menerima penghargaan.

Saran lain dari Aab, jika sudah memutuskan berinvestasi, ada baiknya menahan diri untuk segera mengambil keuntungan.

“Kalau sudah kita berinvestasi, jangan cepat-cepat, perlu uang kita ambil. Itu repot, kalau udah investasi, sudah investasi saja,” pungkas Aab. (Kompas.com)

loading...
SHARE