Terungkap! Ini Materi Pelatihan Militer Australia Yang Dianggap Telah Menghina Indonesia

1189
loading...

Presiden Joko Widodo telah meminta Kementerian Pertahanan dan Panglima TNI untuk menghentikan sementara kerjasama militer dengan pihak Australia. Hal ini disebabkan karena adanya tindakan penghinaan terhadap TNI dan ideologi Pancasila yang dilakukan oleh militer Australia.

Seperti yang dilansir Stuff.nz pada 4 Januari 2017, sebuah sumber mengungkapkan adanya temuan tentang isi materi pelatihan militer Australia dimana materi tersebut memuat kritik yang menjurus ke tudingan terhadap perilaku masa lalu militer Indonesia pada 1965 atau invasi Timor Timur.

Adapun temuan materi pelatihan militer Australia tersebut oleh pasukan khusus Indonesia atau Kopassus itu ditemukan saat melakukan latihan bersama beberapa waktu lalu.

Selain berisi tudingan tentang pelanggaran hak asasi manusia (HAM) yang dilakukan TNI di Timor Timur, beberapa materi lainnya, ada juga tuduhan yang mengarah ke mantan pemimpin militer Indonesia, Jenderal (Purn) Sarwo Edhie Wibowo yang disebutkan sebagai seorang pembunuh massal.

Tidak cuma itu, materi kontroversial itu juga memuat informasi tentang seorang perwira polisi TNI membunuh temannya sambil mabuk.

loading...

Masih ada lagi, ditemukan juga materi yang terpampang/ditempel pada dinding pangkalan militer tersebut, dimana berisikan hinaan terhadap dasar negara Indonesia, Pancasila. Oleh “oknum” militer Australia tersebut, Pancasila diplesetkan menjadi PANCAGILA, dengan membuat “lima prinsip gila”.

Selain kejadian ini, sebelumnya juga pernah ada laporan dari seorang dosen bahasa Indonesia program kerja sama yang dikirim ke Negeri Kanguru tersebut, yang berakhir dengan permintaan maaf dari Australia.

Guru bahasa Indonesia itu dilaporkan telah diminta untuk memberikan tugas kepada para mahasiswanya termasuk propaganda Papua Merdeka.

Menanggapi keberatan Indonesia tersebut, Menteri Pertahanan Australia Marise Payne mengatakan pemerintahannya akan melakukan penyelidikan terkait dengan laporan dari TNI dan berupaya untuk memulihkan kerja sama yang ditangguhkan tersebut sesegera mungkin.

Saat ini ada beberapa kerja sama antara Australia dan Indonesia, termasuk latihan militer bilateral dan multilateral, pertukaran pendidikan di Australia dan di Indonesia, dialog dan diskusi, serta kerja sama operasional dalam bantuan kemanusiaan dan bantuan bencana, termasuk mencari MH370.

 

STUFF.NZ|SYDNEY MORNING HERALD|YON DEMA

loading...
SHARE