Sekjen PDI-P: Pimpinan FPI Harus Bertanggung Jawab, Jangan Memancing Reaksi

750
Sekjen PDI-P Hasto Kristiyanto menjenguk widodo korban pengeroyokan (Foto:Detik.com)
loading...

Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto meminta penegak hukum bertindak atas aksi-aksi sepihak yang selama ini dilakukan Front Pembela Islam (FPI). Menurutnya, pembiaran atas aksi FPI yang menyalahi aturan justru akan memancing reaksi dari kelompok lain.

Hasto mengatakan hal itu menyusul kasus pengeroyokan terhadap pengurus ranting PDIP Grogol, Widodo oleh anggota FPI. Menurutnya, aksi kekerasan dan tindakan main hakim sendiri tak bisa dibenarkan dalam negara hukum.

“Tindakan kekerasan itu tidak manusiawi dan merusak peradaban, bertentangan dengan ajaran mana pun,” katanya melalui layanan pesan singkat, Sabtu (7/1).

Apalagi jika aksi kekerasan itu ada kaitannya dengan proses pemilihan kepala daerah (pilkada) DKI, kata Hasto, maka demokrasi semakin terancam. Dalam pengamatannya, belakangan ini kekerasan baik verbal maupun fisik seolah menjadi budaya baru.

Menurut Hasto, akhir-akhir ini memang marak hal-hal yang tak mencerminkan kepribadian Indonesia sebagai bangsa yang santun dan toleran. “Ini gejala yg membuat kita cemas dan harus benar-benar kita waspadai,” lanjutnya.

loading...

Selain insiden penganiayaan itu, Hasto juga menyoroti aksi-aksi melanggar hukum lain yang dilakukan oleh FPI. Yang paling sering terlihat adalah aksi simpatisan ataupun aktivis FPI menghadang Calon Gubernur DKI Basuki T Purnama alias Ahok saat berkampanye.

Hasto menegaskan, pimpinan FPI harus bertanggung jawab terhadap tindak-tanduk anggotanya di lapangan. Jika FPI tidak melakukan langkah-langkah kongkret untuk meredam aksi sepihak anggotanya dan kepolisian tak bersikap, Hasto pun mengkhawatirkan akan ada aksi balasan. “Itu akan memancing reaksi dari kelompok lain,” katanya.

Hasto juga menegaskan bahwa PDIP tidak merasa takut dengan intimidasi. “Sebagai Partai yang solid, kami tidak pernah takut. PDI Perjuangan memiliki kekuatan dari Sabang sampai Merauke,” katanya,

Meski demikian Hasto tetap mewanti-wanti kepada kader-kader partai pimpinan Megawati Soekarnoputri itu agar tidak terpancing hingga berindak anarkistis. Dia menegaskan, seluruh kader partainya harus menyerahkan kasus pengeroyokan atas Widodo ke kepolisian.

“Percayakan kepada proses hukum, jangan membalas kekerasan dengan kekerasan. Seluruh kader di mana pun harus menahan diri dan menjaga peradaban demokrasi yang baik dengan tidak melakukan hal yang sama dengan anggota FPI,” tegasnya.(ara/jpnn)

loading...
SHARE